Kamis, 31 Oktober 2019

Ruben Onsu: Betrand Peto Tetap Anakku, Walaupun Bukan Artis

Sumber: google.com


Penyanyi muda berbakat, Betrand Peto semakin populer dengan bakat bernyanyinya.

Bahkan ia juga diangkat sebagai anak oleh presenter Ruben Onsu. Meski tengah populer dan masa keartisan ada pasang surutnya, Ruben Onsu tak mengkhawatirkan akan hal itu.

Menurutnya, menjadi artis atau tidak, Betrand Peto tetap menjadi anaknya.

"Dari awal dia muncul saya sudah bilang, dia tak jadi artis pun dia tetap jadi anak saya gitu," kata Ruben Onsu di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (31/10).

Tak hanya itu, Ruben Onsu pun mengatakan akan terus menjaga Betrand Peto kendati menjadi artis ataupun tidak.

"Dia nggak jadi artis pun, saya masih ada perusahaan kok yang mudah-mudahan Betrand bisa tahu apa perusahaan saya, yang saya jalani ini seperti apa, Thalia seperti apa," terangnya.

Ruben menambahkan, untuk Betrand ke depannya, ia lebih menyerahkan kepada Jalan Tuhan yang diberikan.

"Jadi, tidak mengharuskan dia menjadi artis seperti apa, kalau jalan Tuhan menjadikan dia jadi artis, penyanyi, ya itu jalan Tuhan saya tidak bisa menghalangi. Tapi, jika tidak pun saya tidak akan membuat beban dia tidak jadi bintang. Kan buat orang berhasil nggak cuma jadi artis saja," sambung Ruben Onsu.




Sumber: akurat.co

Dua Eks Dewa 19, Ari Lasso dan Once Mekel Buka Konser Sang Pencinta


Sumber: akurat.co

Konser bertajuk Sang Pencinta yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Kamis malam (31/10) menghadirkan Dewa 19, Ari Lasso, Once Mekel, Dul Jaelani, Rizky Febian, Eva Celia dan banyak lainnya.

Konser tersebut digelar stasiun televisi swasta Trans7. Dewa 19 membuka penampilannya dengan lagu Kamulah Satu Satunya.

"Selamat malam semuanya," sapa Ari Lasso kepada disambut riuhan penonton. Ari Lasso melanjutkan penampilannya dengan lagu Cukup Siti Nurbaya.

Lagu hits Dewa 19 tersebut sangat tidak asing di telinga hingga membuat seluruh penonton ikut bernyanyi bersama.

Penampilan Dewa 19 dilanjutkan dengan vokalis Once Mekel. Seperti diketahui, Once juga pernah menjadi bagian dari Dewa 19 pasca hengkangnya Ari Lasso.

Suara khas Once menyanyikan lagu Arjuna. Lengkingan suara tingginya seakan kembali mengenang masa kejayaan Dewa 19 kala itu.



Sumber: akurat.co

Nilai Penjualan iPhone Kalah Dengan Nilai Penjualan Huawei dan Samsung

Sumber: google.com


Dua merek smartphone ternama di dunia, Samsung dan Huawei dikabarkan menjadi merek dengan penjualan terbesar pada kuartal ketiga tahun ini.

Melansir Phone Arena, Kamis (31/10), kabar tersebut sesuai dengan data terbaru dari Canalys, sebuah perusahaan analisis pasar global. Disebutkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 11 persen dari segmen penjualan Samsung, sedangkan 29 persen untuk penjualan Huawei.

Dari data tersebut diketahui bahwa Samsung telah berhasil menjual perangkatnya sampai 78,9 juta unit dalam waktu tiga bulan belakangan. Sementara Huawei hanya tertinggal sekitar 12,1 juta unit dari Samsung, tepatnya 66,8 juta unit.

Hal itu menjadikan Samsung dan Huawei unggul atas merek smartphone populer asal AS yakni Apple yang dilaporkan Canalys mengalami penurunan sepanjang tahun ini sampai 7 persen, di mana Apple hanya dapat menjual 43,5 juta IPhone dari 46,9 juta unit yang dijual pada kuartal ketiga tahun 2018 lalu.

Laporan ini membuktikan bahwa perang dagang yang selama ini terjadi antara AS dan Tiongkok tidak memiliki dampak besar terhadap penjualan Huawei sampai saat ini.




Sumber: akurat.co

LIPI: Karena Teknologi, Post-Truth Bisa Terjadi

Sumber: google.com


Fenomena post-truth muncul dalam peta politik dunia semenjak satu dekade terakhir, termasuk Indonesia. Menurut kamus Oxford, post-truth adalah kata sifat yang berkaitan dengan keadaan individu merespons lebih banyak menggunakan perasaan dan keyakinan daripada fakta.

Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Laksana Tri Handoko mengatakan fenomena post-truth tidak akan mungkin terjadi tanpa adanya teknologi yang mendukung proses komunikasi politik.

"Pola ini terjadi sepanjang sejarah bangsa kita. Pada masa perjuangan kemerdekaan, teknologi percetakan, sistem pengiriman jasa pos, telegraf, audio, dan radio elektronika mendukung proses komunikasi politik sehingga melahirkan identitas kebangsaan,” ujarnya melansir laman resmi LIPI, Kamis (31/10/2019).

Menurut Handoko, peta politik dan gaya komunikasi yang digunakan berubah dari proses satu arah menjadi cara komunikasi yang interaktif. Dirinya menjelaskan, imbas dari teknologi yang memungkinkan proses interaktif adalah munculnya post-truth sebagai cara komunikasi politik yang fenomenanya mendunia.

"Fenomena tersebut pun muncul di Indonesia dengan berbagai media komunikasi sehingga memunculkan istilah Hoax, Bot, dan Cyber Army yang kita kenal saat ini," tandas Handoko.




Sumber: akurat.co